Persahabatan atau cinta?

920 Words
pagi itu sperti biasa kami berangkat sekolah bersama, dan aku masuk kelas disambut oleh Devi juga Sinta,,, " eh gimana hubungan kamu sama kak Bara vik, sbenernya kamu suka gak sih sama dia? kasihan kalo anak orang kamu sakitin, apalagi ganteng dan populer gitu..... tapi udah sering jalan bareng ya dirimu?" " emmm... iya sih,, kita masih nyaman jadi sahabat Dev, sin.." doain aja ya... ucapku lagi dan hari hari kita lalui dengan berbagai kegiatan di sekolah.. baik les maupub ekskul... ada banyak kegiatan yang melelahkan, tapi selalu saja menyenangkan untuk dilakukan... tak terasa sudah 3 bulan ada di sekolah baru, hingga memasuki waktu Ujian Tengah Semester minggu depan sudah mulai ujian tengah semester sehingga hari hari ku makin sibuk untuk mempersiapkannya. mulai mencari buku buku dan juga referensi dari internet untuk melengkapi materi yang didapat dari sekolah. meskiun tiap hari aku dan kak Bara selalu berangkat bareng, tapi kami akan langsung fokus pada pelajaranmasing masing begitu sampai disekolah.. hingga pagi ini aku dan kak Bara yang baru tiba di sekolah langsung memarkir kendaraan dan pamitan untuk langsung masuk ke kelas, begitu juga dengan kak Bara. ketika masuk di koridor menuju kelasku di lantai dua tiba tiba ada segerombolan anak perempuan yang begitu sinis menatapku. "kayak gini selera Bara? buta kali ya dia" ucapnya sambil menatapku sengit.. tak lama aku melihat kak Sonya yang berjala ke arahku. " heh .... anak cupu tengil , kamu itu maunya apa sih? mau mainin Bara apa gimana sih? aku tahu kamu cuma mau manfaatin Bara aja kan? berkedok sok sok an jadi sahabat, padahal kamu gak ada niat buat serius sama dia? dasar tukang manfaatin, matre lagi... cupu!" sergahnya lagi padaku ... " apa maksud kak Sonya kayak gitu? aku gak pernah ada maksud untuk memanfaatkan kak Bar aseperti yang kalian tuduhkan, aku dan kak Bara itu sahabat masa kecil, dan aku juga gak ada manfaatkan siapapun" ucapku dengan meninggikan suara "halah kamu itu cuma mau numpang tenar kan sama Bara, kamu tau gak sih Sonya ini adalah calon pacar Bara yang terbaik. karena dia ketua tim cheerleader, sedangkan Bara adalah ketua tim Basket, so jangan gangguin hubungan mereka atau kamu bakal dimusuhi sama anak anak lain" ucap kak Lely dengan sinis. " cinta itu gak bisa dipaksain, lagian emangnya kak Bara mau sama kakak? tanyaku lagi dengan tatapan tajam, dia perlahan membalas tatapanku dengan tak kalah tajam, lalu memaksa untuk membawaku ke ruang cheers, tapi aku berusaha menolak, karna aku hanya sendirian akhirnya aku harus kalah dan mengikuti kemauan mereka sesampainya di tuang cheers, mereka langsung mendudukkanku di kursi sambil yang lain memegangi pundakku .... " kalian curang beraninya kroyokan" ucapku begitu saja tanpa ada rasa takut jika nanti terjadi apa apa denganku "siapa bilang aku gak berani, aku cuma mau memperingatkan kamu buat jauhi Bara, karna sampai kapanpun bara itu cuma pantas buat Sonya, gak ada yang lain, kamu harus pahami itu" jawab Kak Bella menimpali... aku hanya diam saja mendapat perlakuan itu dari mereka, nanti pasti akan tau kak Bara... setelah beberapa lama mereka terua mengancam aku untuk menjauhi kak Bara dan meminta untuk tidak memanfaatkannya , bel berbunyi dan akhirnya aku dolepaskan begitu saja. serentak mereka keluar dan meninggalkanku masih termangu di tuangan itu... " kenapa jadi rumit begini sih, kenapa kak Bara harus mengungkapkan perasaannya sebelum menjelaskan kalau dia adalah kak Ara ku? kenapa mereka juga jahat padaku, padahal aku tidak pernah meminta kak Bara untuk mendekatiku, tapi memang kak Bara ingin melindungiku sebagai sahabat, karena status kami adalah sahabat hingga saat ini, belum ada keberanianku untuk menyatakan dan mengakui kalau perasaanku ini adalah cinta, lalu apa sekarang yang harus aku lakukan? apakah aku harus mengatakan pada Kak Bara kalau kak Sonya juga suka padanya? apa kira kira tanggapannya nanti setelah tahu akan hal itu? lalu bagaimana caraku untuk mengatakannya?, aku jadi bingung sendiri mengahdapi ini. " aku terus memikirkan semua itu sambil berjalan menuju ke kelas, hingga dikagetkan oleh Devi dan Sintia, " mikirin apa sih sampek bengong gitu Vik? " ntar kesambet baru tahu rasa kamu " ucap Devi sambil nyengir. aku jadi gak bisa fokus gara gara perkataan kak Sonya dan teman temannya tadi. " menurut kalian apa aku memanfaatkan kebaikan kak Bara sama aku? apa aku begitu terlihat menyebalkan dan memanfaatkan kebaikannya saja ya? menurut kalian gimana?" ucapku lagi pada Devi dan Sintia. " kamu kenapa sih Vik aneh banget, menurut aku gak ada yang salah dengan hubungan kalian, kecuali kalo memang kamu berniat memanfaatkan kak Bara untuk kepentingan kamu," tapi kelihatannya sampai saat ini kamu baik baik aja dengan kak Bara, ada apa sebenarnya Vik? cerita dong sama kita? jangan jangan ada yang kamu sembunyikan ya?" ucap Devi sengaja memberondong banyak pertanyaan kepadaku karena begitu penasaran dan kaget tiba tiba aku bertanya seperti itu. "iihhhhhh... ditanyaain malah diem aja sih Vik? jawab dong ada apa sebenarnya, kok kamu tiba tiba aneh gini? apa ada yang jahatin kamu? atau kak Bara ngomong macem macem sama kamu? awas aja kalo memang kayak gitu, kita bakal belain kamu kok Vik tenang aja, karena dari awal yang deketin kamu kan kak Bara, bukan kamu " ucap Devi lagi. " iya awas aja kalo kak Bara jahatin kamu bakal kita bejek bejek tu orang, berani beraninya nyakitin sahabat aku" ucap Sintia menimpali.. " emm.... eh gak kok, aku cuma nanya aja, yuk masuk kelas, takut gurunya datang" jawabku sambil ngeloyor pergi masuk ke kelas... maaf ya segini dulu uploadnya mimin nya masih agak sibuk, next bakal kita kasih ekxtra hehe.... terimaksih sudah setia membaca cerita mimin, semoga bermanfaat...
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD