“Oho, Elsa. Kamu ketangkap basah manggil Tuan Muda. Apa aku harus memanggil Liam Tuan Muda juga?” “Terserah.” Tina tertawa cekikikan gak jelas. “Coba ya, kan kamu pelayan di tempatnya Liam sih. Andai kamu jadiannya sama Liam, pasti kisah kamu bakalan kayak Cinderella. Dari pelayan jadi menantu, eh??” “Aku bukan Cinderella, Tina,” desis Elsa marah. “Hehe. Iya deh, Putri Tidur-nya Pangeran Adam.” Ck, Elsa kesal sekali. “Kamu pikir aku sampai sejauh ini modal tidur doang sama Kak Adam?? Aku juga usaha tahu! Kerja keras siang dan malam. Kalau kamu pengen jadi Cinderella versi kamu, ya udah sana, ngelamar jadi pelayan, lalu mimpi indah, nina bobo, biar jadi Putri Tidur, yang ada jadi pelayan selamanya.” Tina memutar mata. Pengen bantah tapi tak tahu harus bantah gimana. Elsa kesal perg

