[32] Pameran

1912 Words

Pukul tujuh pagi, para anggota ektrakurikuler seni telah berkumpul di ruang aula. Bu Dewi sedang memberikan arahan kepada setiap anggota, sekaligus membagikan buku saku yang berguna sebagai pedoman mereka. Di buku itu hampir dijelaskan tentang sejarah sekolah hingga setiap karya yang dipamerkan. “Siap untuk pameran hari ini?” tanya Bu Dewi seraya memperhatikan siswa-siswa yang melingkar di sekitarnya itu. “Siap, Bu.” “Selamat bertugas.” Setelah mengucapkan itu Bu Dewi keluar ruangan untuk meeting singkat dengan guru-guru lainnya. “Couple-an nih, ye!!” Godaan itu mulai terdengar setelah Bu Dewi menjauh dari aula. Ayesha yang masih berdiri di posisinya seketika bergerak mundur. Dia memperhatikan batik cokelat khas Pekalongan pemberian mamanya. Lalu dia melirik ke arah Aidan yang sedang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD