11

1202 Words

"Ada apa? Tidak perlu membuatku kaget." Vanessa memutar matanya malas lalu membasahi tenggorokannya yang sedikit kering akibat melamun saat Tiara dan Fahri sedang berdiskusi dengan jus avokad yang ada di hadapannya. "Lagi pula, mengapa kamu mengkhayal saat kami berdiskusi? Padahal, ini masalah rumah tanggamu, tapi kenapa justru Tiara cantik yang pusing tujuh keliling.” "Kapan bisa memulai rencana ini? Aku hanya bisa membantu kalian sebelum pernikahanku," seru Fahri memecah keheningan yang sempat tercipta. Vanessa dan Tiara menatap Fahri. Keduanya tampak berpikir kapan waktu yang tepat untuk mulai. Tanpa berpikir lebih panjang, Vanessa mengemukakan pendapatnya, tetapi langsung disanggah oleh Tiara. "Jangan, Ness. Lebih baik kalian mulai hari ini. Nanti aku akan ke kantornya sekalian bert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD