12

1224 Words

Di lain tempat, Vanessa tengah menangis dalam perjalanan sambil sesekali menyebut nama Reza. Ia begitu kecewa padanya. Begitu tiba, Vanessa tak langsung turun. Ia menyempatkan diri untuk menghela napas berulang kali, membuang ingus, memperbaiki mimik wajah, serta tak lupa memakai kacamata agar orang rumah tak banyak tanya jika melihat matanya yang sembab. "Tunggu di sini, ya, Pak," kata Vanessa sebelum turun yang diangguki oleh sopir taksi. Apakah kalian menebak jika Vanessa akan meninggalkan rumah? Ya, itu memang benar. Ia tahu jika perbuatannya sangatlah salah, apalagi Nabi Muhammad SAW melarang para pasangan suami-istri untuk meninggalkan rumah jika terjadi pertikaian. Namun, ia melakukan itu semata-mata agar Reza bahagia. Bukankah seorang istri harus memprioritaskan kebahagiaan suami

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD