Kinar

1048 Words

Kuki melangkahkan kakinya masuk ke dalam apartemen miliknya. Sesekali hela napas berat, dengan rahang yang mengeras. Inginnya tadi ia bersama Rei saja, hanya Kuki takut kecewa jika saja ada yang terjadi dengan Rei dan Jimmy. Apalagi keduanya begitu dekat bisa habis hatinya dibuat memanas. Perkara Rei yang begit cemas saat ia antar tadi saja sudah buat ia cemburu berat. Saat masuk ke dalam apartemen tercium aroma masakan. Kuki melangkahkan kakinya menuju dapur. ia Ia berpikir kalau yang berada di sana adalah sang ibu. Namun, saat melihat sosok yang berdiri sambil sibuk memasak adalah sang adik, Kinar. "Kinar?" gadis itu menoleh mendapati sang kakak buat ia berlari menghampiri. "Kak Kuki!" serunya, kemudian memeluk sang kaka. "Kapan balik?" tanya Kuki. "Kemarin, memang Bunda enggak b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD