XLI. KELUARGA

1281 Words

Yasmin berlari ke sisi luar kapal. Ponselnya berbunyi dan dia berusaha mencari sinyal yang lebih baik. "Hai." Yasmin tersenyum sembari mengaitkan rambutnya yang tertiup angin ke belakang daun telinga. Seulas senyuman bahagia mengembang dengan sempurna. "Hai, Love. Kau sudah makan siang?" "Belum." Yasmin menggelengkan kepala dengan pelan. Menurutnya melihat Deniz lebih penting sekarang ini. "Kami sedang menikmati sarapan pagi. Sekarang jam 7 pagi di sini. "Deniz mengedarkan ponselnya, mereka berada di meja makan bersama keluarganya. "Yasmin ini Ayah dan Ibuku."Deniz menunjukan ponselnya kepada orang tuanya. "Dia kekasihmu?" Zaynep bertanya kepada putranya. "Iya, Ibu."Deniz tersenyum. "Assalamualaikum." Yasmin menyapa. "Wa'alaikum salam." Zeynep menjawab salam Yasmin. "Dia cantik s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD