XLII. BERTEMAN??!

1178 Words

"Yasmin!" ujar Bintang sambil mengetuk kamar Yasmin. "Ya?" Yasmin muncul dari balik pintu. "Boleh aku masuk?" Bintang berdiri tepat di depan pintu kamar Yasmin sambil terukir senyuman di wajahnya. "Kau mau apa?" Yasmin merasa risih jika harus membiarkan Bintang masuk ke dalam kamarnya. "Aku mau bicara." "Baiklah, kita bicara di luar saja ya," sahut Yasmin dengan perasaan tak menentu. "Baiklah." Bintang setuju. Mereka berdua berjalan menuju ke dek luar, kemudian duduk di atas bangku panjang yang terbuat dari kayu. Angin kencang menyapu wajah, rambut dan tubuh mereka. Deru mesin perahu terdengar dari kejauhan. Mereka adalah para nelayan yang bermaksud menawarkan hasil tangkapan mereka untuk dijual ke kapal-kapal dengan jumlah yang cukup banyak. "Ada apa Bintang?" tanya Yasmin sambi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD