"Lindungilah adik mu, Vian.. ia tak bersalah." Ucap Gio tegas dan segera bangkit dari kursi tunggu itu. Gio memandang arloji nya dengan intens, ia baru saja sadar ia sudah kelewatan jam sholat isya karna sangking lama nya berbincang-bincang pada Farhan mengenai gugatan yang sedang di ajukan itu, Gio pun mulai berucap “Vian, bisa kau temani helina.. aku ingin sholat isya dulu.” Ucap Gio cepat memandang Vian dengan lekat. Vian pun mengaggukan kepala nya tanda setuju, dan berucap “Baik, Paman.." Ucap Vian sigap dan segera berdiri dari kursi tunggung nya itu. Cklek.. suara pintu ruangan terbuka, Vian pun segera melangkah keadalam ruangan inap VIP itu, Helina yang telah membaca lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an untuk di kirimkan buat suaminya itu yaitu Aksa, Helina pun segera meletakan kitab

