Deg.. Helina menatap Vian terkejut! hampir saja dirinya terjatuh, untung saja Vian bergerak cepat dan menangkap nya tadi! Helina segera kembali berdiri dengan seimbang dan menundukan padangan nya tak berani menatap mata Vian. "Tidak apa-apa, duduklah.. tubuh mu kecil tapi perut mu sangat besar, pasti sulit untuk bisa seimbang." Ucap Vian cepat tampa berfikir panjang, namun perkataan Vian sontak membuat Helina kesal!. "Apa yang kau bilang, Vian? kau mengataiku seperti badut? begitu." Ucap Helina sebal dan memajukan bibir nya cemberut tak suka. Vian terkejut! bukan seperti itu maksud nya, ia hanya ingin Helina tak perlu khwatir akan hal yang baru saja terjadi itu! Vian tak bermaksud mengatai nya seperti badut! ohh.. tidak! kesalah pahaman ini. "Bukan.. bukan seperti itu maksud ku, Lina."

