Aiza, Indah, dan Arfiq menyerahkan sebuket bunga mawar merah yang dipersiapkan Aden untuk Linzi, sembari mengucapkan kata selamat. Tidak lupa Aiza dan Indah memeluk Linzi. Tidak ketinggalan juga kedua orang tua mereka, tak terkecuali Libra yang sedikit tersentuh karena sebentar lagi adik bungsu dan satu-satunya akan menikah dengan Aden. Sahabatnya. Bu Mitha bahkan meneteskan air mata karena terharu. Akhirnya Linzi sudah bisa seperti dulu lagi. Ceria dan banyak senyum. Dan beliau berharap, semoga anaknya akan bahagia dunia akhirat nanti. "Berarti tinggal lamaran resminya ya, Besan?" tanya Bu Juwita antusias. Bu Mitha mengangguk dengan senyum kecil. Tidak menyangka teman ngobrol sekaligus teman arisannya, sekarang akan menjalin hubungan lebih erat lagi, yaitu berbesanan. Karena anak mer

