Yilan masuk ke ruangan mantan calon tunangannya, dengan langkah anggun. Memang pembawaan Yilan seperti itu, apalagi setelah menjadi seorang istri dan ibu. "Sekali lagi, terima kasih karena telah mengizinkan saya masuk, Pak Hayden." Aden sendiri mencoba datar seperti biasa, meskipun wanita di depannya adalah istri dari Sandi. Seseorang yang telah membuat sang kekasih harus mengalami trauma dan sekarang masih dirawat di Rumah Sakit. Aden meminta Lusi membawakan minuman untuk Yilan. "Sepertinya ada yang ingin Anda bicarakan dengan saya? Langsung pada intinya saja! Saya tidak punya banyak waktu," ucap Aden datar, setelah Lusi baru saja keluar dari ruangannya. Yilan yang baru saja selesai menyesap teh, hanya tersenyum kecil, lalu meletakkan kembali gelas di atas meja. "Terima kasih, Pak H

