Perlahan-lahan Aldo mulai membuka kado pink dari istrinya itu dengan penasaran. Arin mengira-ngira apa yang akan Aldo ucapkan melihat kadonya. Aldo hanya diam memandangi kupluk hitam yang sengaja Arin buat untuk pria itu. Ekspresinya tidak menggambarkan bahagia ataupun tak suka. "Aku ke kamar mandi dulu ya" ujar Arin menghindari ekspresi suaminya bila sewaktu-waktu nanti pria itu memandang tak suka pada kupluk buatannya. "Ini kamu buat sendiri?" Arin menghentikan langkahnya tepat di depan kamar mandi saat suaminya membuka suara. "I..iya" jawab Arin ragu. Ia masih tetap malu memberikan kado itu kepada suaminya. Dari semua kado, ia hanya bisa memberi kupluk. "Sini dulu" ajak Aldo. Arin membatalkan niatnya ke kamar mandi, kembali mendekati Aldo yang duduk di ranjang. Aldo menarik Arin k

