Setelah satu minggu Aldo berada di Thailand, kini ia kembali memijakkan kakinya di indonesia. Rasa rindunya yang sangat mendalam membuatnya sangat semangat sampai di rumahnya. Tak sabar ingin memeluk istri dan mencium anaknya. Tapi tentu saja, ibunya anak-anak adalah yang pertama kan. Reyga yang menyadari ketidak sabaran bossnya, mempercepat laju mobilnya hingga sampai di gerbang mansion. Para maid menyapa kedatangannya. Tapi sosok yang di paling dirindukannya sama sekali tidak terlihat. "Arin dimana?" tanya Aldo tak sabar pada semuanya. "Nyonya sedang pergi bersama tuan Boy. Beberapa hari ini juga begitu tuan" jawab Tiris. Aldo berfikir keras akan kalimat yang di sampaikan oleh maidnya tadi. Arin sama sekali tidak dekat atau bahkan akrab dengan Boy. Jadi kalau ada yang mengatakan beb

