Membangkang

1053 Words

"Sebaiknya kau pergi sebelum Raya menunggu lama. Bukankah kalian liburan karena ingin bersenang-senang?" "Aku akan tidur di sini malam ini." "Apa? Lalu bagaimana dengan Raya?" Arkan melirik sumpit yang masih menjepit makanan, lalu menggigitnya sebelum memasukkan potongan kecil daging tersebut ke dalam mulut Lunar. Hanya meletakkannya saja di bibir itu dan sudah pasti perlakuan tiba-tiba membuat Lunar membelalakkan mata. "Dari tadi kau selalu mengusirku pergi dengan alasan Raya yang menunggu lama. Apakah kau berpikir kalau aku akan tidur dalam satu kamar dengannya dalam keadaan aku yang sudah memiliki istri?" Arkan tersenyum miring. "Kau yang membuat aku tidak bisa melakukan semua itu, karena status yang aku miliki sebagai suamimu." Lunar mengambil potongan daging yang diletakkan di da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD