Bab 113. Benar atau Salah

1153 Words

Menunggu kedatangan Kean di ruang tengah. Rea gelisah sendiri. Ia hanya takut jika suaminya itu akan mengetahuinya. “Semoga saja tidak,” harapnya sembari menghembuskan napasnya. Tak lama, bunyi pasword pintu yang di tekan pun terdengar. Rea bergegas bangkit dari duduknya dan berjalan ke depan. Menyambut suaminya dengan senyum termanisnya. Kean terjingkat kaget saat membuka pintu dan melihat Rea berdiri di hadapannya dengan bathrobe yang ia kenakan. “Sayang, kamu kok tahu aku datang?” tanya laki-laki tersebut yang terkejut melihat istrinya mengetahui kepulangannya. “Tahu, dong. Aku, ‘kan, punya mata batin yang mengatakan bahwa kamu pulang cepat dan ingin memberiku kejutan. Aku tahu, kamu pasti sangat merindukanku makanya sampai pulang lebih cepat, bukan?” tebak perempuan itu yang ki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD