Sesampainya di rumah, Kean benar-benar menghukum istrinya tersebut dengan cara yang sanggup membuat wanita itu jera. Hukuman yang tak pernah di duga oleh Rea sama sekali. Bagaimana tidak, Kean membuatnya gila karena selalu gagal mencapai ‘puncaknya’ dengan kejahilan suaminya tersebut. “Kean, ayolah! Jangan siksa aku seperti ini. Aku mohon, yah? Please, baby!” rengek Rea yang kesal sekaligus tak berdaya di buatnya. Pria tersebut hanya tersebut miring, mengusap lembut pipi kiri istrinya. Menatapnya lekat-lekat dengan seringaiannya. “Memohonlah, sayang! Berjanjilah! Bahwa kamu tidak akan lagi berhubungan kembali dengan b******n itu! Apa pun alasannya! Mengerti?” tegas Kean dengan sorot mata tajamnya yang menatap Rea memperingatkan. Wanita tersebut mengangguk patuh, “Iya. Tapi bisaka

