Rea yang sangat malu, hanya bisa menyembunyikan wajahnya dalam pelukan Kean. Sedangkan suaminya itu hanya bisa menghela nafasnya kasar. Melihat siapa orang yang memiliki perangai buruk seperti ini di kantornya. Jika bukan sahabatnya, atau Amanda. Kean rasa tak ada yang memiliki sikap buruk tersebut. “Ngapain kau? Ingat, yah! Ketuk pintu dulu sebelum masuk. Nggak sopan!” ketus Kean yang kesal akan tingkah Andre. Sementara Andre, mencoba untuk memperhatikan. Siapa yang kini tengah bersembunyi di dalam dekapan sahabatnya yang galak ini. "Heh! Siapa itu? Bukan Amanda sepertinya. Dan lagi kau nggak mungkin mencium nenek sihir itu. Wah, apa dia selingkuhanmu? Hei, ingat! Kamu sudah menikah sama putri tunggal Dharma Group. Memangnya, kamu nggak takut kalau Papamu-,” cerocos Andre kesal. “St

