Bab 40. Aku atau Dia

1223 Words

“Gue sampai takjub loh, lihat Lo ketawa kayak gitu!” Ejek teman Bian yang duduk di hadapannya. Sementara Bian tak memperdulikan ocehan temannya dan memilih untuk pergi meninggalkan kantor. Ia tak sabar untuk segera menemui Rea dan meminta bayarannya. Walaupun jika di pikir-pikir itu tidak sebanding dengan apa yang Bian berikan kepada perempuan itu. Bian tersenyum sendiri membayangkan bagaimana reaksi Rea nantinya. Saat ia meminta bayaran atas cake yang ia berikan. Bian tak bisa membayangkan akan semarah apa Rea nantinya. Saat tahu imbalan apa yang ia minta pada perempuan jutek tersebut. “Pasti gue habis di pukuli nanti,” gumam Bian sambil terkekeh geli. “Lucu juga kalo dia marah-marah kayak gitu! Tapi sukanya mukul, dasar cewek bar-bar. Padahal Puri raja, tapi kelakuannya kayak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD