Kean duduk di sofa dengan gelisah. Sementara Amanda, wanita tersebut tampaknya begitu senang mengetahui bahwa dirinya sedang hamil. Amanda meletakkan segelas orange jus ke meja. Lalu duduk di sebelah Kean. “Minum dulu!” Perintahnya sambil menyerahkan gelas tersebut. “Kamu pasti kaget, yah? Makanya minum dulu biar nggak tegang,” imbuhnya sambil terkekeh kecil. Kean meneguk orange jus hingga tandas. “Katakan, ada apa sebenarnya? Kenapa kamu nggak bilang kalau kamu hamil? Seharusnya kamu bilang, biar aku nggak minta kamu pergi jauh. Tapi siapa ayah bayi itu?” tanya pria tersebut penasaran. Pasalnya, ia tak pernah tahu jika Amanda memiliki kekasih. Wanita tersebut hanya mengatakan jika semua laki-laki tersebut hanya teman, tidak lebih. Lantas, bagaimana wanita itu bisa hamil? Amanda te

