Sepertinya, penderitaan Kean telah di mulai. Selain mengurus Rea di rumah sakit, pria tersebut juga harus menuruti semua permintaan aneh Amanda yang membuatnya kesal. Tapi tetap saja, Kean tak bisa menolaknya. Terlebih lagi saat Amanda selalu saja menggunakan kehamilannya untuk mengancamnya. Seperti saat ini. Amanda menghubunginya saat ia sedang menemani Rea duduk di taman. “Nanti. Aku akan carikan itu nanti. Jangan merengek seperti anak kecil. Aku benci sama wanita yang seperti itu. Kamu mau semakin membuatku membencimu? Lakukan sesukamu! Aku nggak peduli. Biar saja semuanya tahu dan itu artinya aku juga akan menghilang dari kamu untuk selama-lamanya!” desis Kean tegas dengan nada mengancam. Amanda terdiam. Lalu memutuskan panggilannya. Sepertinya wanita tersebut lebih takut tidak
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


