Kean memang sibuk bersama Andre di apartemen sahabat sekaligus tangan kanannya tersebut. Bukan pergi menemui Amanda seperti dugaan Rea. Ada banyak hal yang harus mereka berdua bahas. Tentunya pekerjaan penting. Saking sibuknya, Kean bahkan tak sempat menghubungi istrinya dan bertanya di mana perempuan tersebut berada. Sedangkan Rea. Ia juga tak ingin memberi kabar lebih dulu kepada laki-laki yang kini menjadi suaminya. Rasa gengsinya ternyata lebih tinggi dari rasa penasarannya akan apa yang tengah di lakukan oleh Kean di luar sana. Matanya memang tak bisa berbohong. Jika ia khawatir dan mencemaskan suaminya tersebut. Terbukti dari sejak tadi, ia terus saja melirik ponselnya yang tampak anteng saja. Tenang dan tak berbunyi sekali pun. Ibu dan Nico yang melihatnya, hanya bisa saling

