Bab 62. Penjelasan Kean

1197 Words

Sesuai dengan janjinya, Kean datang menemui perempuan yang telah menjadi teman sekaligus sosok kakak perempuan bagi Kean. Namun sayangnya, Amanda menganggapnya lebih dari sekedar hubungan saudara. Melihat perhatian Kean yang hanya kepadanya, selama ini. “Lo sudah lama?” tanya Kean basa-basi, lantas duduk di hadapan Amanda yang memasang wajah kesalnya. “Nggak tahu!” ketus Amanda mengalihkan pandangannya, membuat Kean menghembuskan napasnya panjang. “Lebih baik kita makan dulu, okey? Lo pasti belum makan, kan?” ajak Kean dengan tegas. Amanda mengangguk patuh. Ia tidak ingin laki-laki itu akan semakin marah kepadanya nanti. Sekarang memang bukan waktunya untuk berdebat. Di saat jam makan siang di tambah lagi banyak orang. Selama menyantap makan siangnya, wajah Kean tak pernah beruba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD