23. Bertemu Yana

1011 Words

Pagi menjelang, Amanda sudah mendapati neneknya sedang berada di dapur. "Pagi, Nenek!" sapa Amanda seraya memeluk wanita paruh baya itu. Nenek Ratih hanya tersenyum. Wajah wanita itu terlihat pucat. "Nenek lagi sakit, ya?" tanya Amanda. "Nenek nggak apa-apa," ucapnya dengan hanya menggelengkan kepala. Wanita paruh baya itu sudah menyiapkan segelas teh manis hangat di meja untuk Amanda beserta sepiring nasi goreng buatannya. "Terima kasih, Nenek. Oh iya aku belum cerita ya kalau aku ketemu sama hantu nenek bungkuk?" tanya Amanda seraya menyantap sarapannya. "Belum," sahut nenek Ratih. "Aku ketemu sama hantu itu di rumah sakit pas jagain Mella, Nek. Ternyata dia masih gentayangan karena cucunya belum ketemu, dan pembunuh dia itu juga belum tertangkap, aku tau siapa yang bunuh dia, Nek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD