Latih tanding ronde ke-3 dimulai. Rini, Risa dan keempat murid perempuan kelas 10 SMA Darma Nasional sudah berdiri di lapangan, keempat gadis itu nampak panik, mencuri-curi pandangan ke Rini yang memasang wajah kesal sejak tadi, masih kesal dengan Dean yang menyuruhnya ikut ronde ketiga. Tim lawan yang sudah bersiap di hadapan mereka memasang wajah serius, mengeluarkan aura mencekam, tak mau kalah. Dean menggepalkan tinjunya pada Rini, tersenyum tipis di seberang garis batas, memberi semangat. Rini langsung mendesis, memalingkan pandangannya dari Dean. "Sa!" panggil Rini pelan pada Risa yang sedang mengamati tim lawan, tim basket perempuan SMA Bukit Barisan. Risa menoleh ke arah Rini, mendongakkan kepalanya sejenak. "Ya Rin? Nape?" tanya Risa dengan logat betawinya. "Kenapa Dean nguba

