POV Allea Selamat membaca. Sakit banget rasanya hati ku, lelaki pilihan ibu ternyata tidak sebaik yang ibu pikirkan. Tapi bagaimana pun aku harus patuh dan berbakti pada ibu, karena cuma ibu yang saat ini aku miliki setelah kepergian bapak. Ingin rasanya aku pergi dari sini dan kembali ke pelukan sayang ibu, tapi aku gak mau mengecewakan ibu karena ibu akan sangat malu sama keluarga tuan besar kalau sampai aku kabur dari rumah suamiku sendiri. Aku berjanji akan tetap bungkam dan menerima serta menjalani semua nya sendiri dengan keikhlasan. "Allea, kamu belikan saya gado-gado yang ada di depan ya." Titah nya memberikan dua lembar uang berwana biru dan langsung berlalu dari hadapan ku. Aku pun langsung mengiyakan dan pergi mencari gado-gado permintaan suami ku, mudah-mudahan dengan cara

