36. Fadhil Vs Dewa “Maaa, siapa yang da -- “ ucapannya terhenti saat melihat seseorang yang sangat di kenalnya sedang bicara dengan mamanya di teras depan rumah. Langkahnya terhenti, tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Begitu juga dengan Fadhil, yang menatapnya dengan tatapan penuh kerinduan. Sejenak pandangan mereka saling terpaut, tidak ada yang mengalihkan tatapan sampai suara Wulan menyadarkan mereka kalau disana tidak hanya ada mereka berdua. “Ehem....” deheman Wulan membuat dua anak manusia yang sudah tidak halal dalam ikatan perkawinan ini terlonjak kaget. “Maaa ....” Inaya berucap lirih serambi menatap Wulan. Manik matanya mengisyaratkan keraguan, dan Wulan paham sekali dengan apa yang ingin diucapkan Inaya saat ini. Sementara di balik pintu rumah yang masih ter

