Hanya Pura-Pura

1102 Words

61. Hanya Pura-Pura   “Ada apa, sayaaang?” tiba-tiba Sisil menghampiri Fadhil. Tanpa permisi, ia menggamit lengan Fadhil dengan sikap manjanya. Inaya membelalakkan matanya, sementara Fadhil tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya melihat sikap Sisil yang tiba-tiba seperti itu di depan Inaya. “Eh … Sil!” Fadhil menjauhkan tangan Sisil dari tangannya. Bukannya menjauh, Sisil malah mengambil kembali tangan Fadhil dan mendekapnya erat. Inaya menyipitkan kedua matanya, ia memandang wanita yang sedang menggandeng lengan Fadhil. Inaya merasa pernah melihat wanita itu. “Kamu ke sini sama dia, Dhil?” tanya Inaya. Inaya sudah mengingat wanita itu, dia orang yang sama yang di lihat Inaya sewaktu di rumah Robby. “Hai … kenalkan. Aku Sisil.” Sisil mengulurkan tangan kanannya pada Inaya semen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD