Jika melepaskanmu adalah cara yang terbaik yang mampu aku kulakukan, maka aku akan membiarkanmu pergi karna aku tau makna dari mencintai tak harus dimiliki. *** Naufal menaruh telapak tangannya di dahi, mengusap rambutnya kasar. Berjalan kesana kemari di depan ruangan gawat darurat, mengeram kesal karena ruangan itu yang tak kunjung terbuka. Adam menghela napas melihat Naufal yang tak berubah dari posisi itu dari tadi. "Fal, lo bisa gak sih duduk aja, pusing gue liat lo kayak setrika.” Naufal berdesih mendengar ucapan itu. Bagaimana ia bisa duduk dengan tenang, jika saat ini istrinya lagi mempertahankan hidupnya. "Lo gak mau bilang makasih sama gue?" kata Alvin menekan kata 'Makasih' pada Naufal. Naufal memutar matanya malas. "Makasih," Naufal berujar singkat. "Tidak perlu makasi

