Nola menguap lebar sembari meregangkan seluruh tubuhnya yang terasa kaku setelah tertidur lama. Menggeliat ke sana ke mari hingga tubuhnya membaik. Bukannya bangun, Nola malah kembali memejamkan matanya. Masih ingin melanjutkan tidur karena Tidur siang membuat seluruh tenaganya terkuras habis. Nola memeluk bantal sembari membenamkan wajahnya di sana. Meresapi kenyamanan yang dirasakannya. Tingkah lucunya menghadirkan senyuman geli di bibir Nathan. Pria itu memang memperhatikan Nola semenjak tadi dari meja kerjanya. Jauh sebelum Nola bangun. Semua kerjaannya sudah selesai. Tinggal menunggu Nola bangun dan setelah itu mengantar Nola pulang. Sebenarnya bisa saja membangunkan Nola namun ia tak tega. Ingin membiarkan Nola tidur lebih lama di dekatnya. Melihat dan mengagumi wajah cantik

