Chapter 38

1346 Words

Sejak meninggalkan Iseltwald hingga kini sudah sebulan berlalu, Evrard masih mengingat jelas perkataan Lavender saat ia ingin mengajak istrinya tersebut mendatangi restoran milik orang tua Mark. Tujuan kedatangan Evrard hanya ingin melihat sosok licik dan arogan yang sudah tega memfitnah Lavender karena tidak merestui hubungan anak dari wanita itu dengan sang istri dulu. Terlebih juga karena Lavender berasal dari keluarga yang berekonomi sederhana. Saat ini pun Evrard kembali mengingat perkataan tersebut. “Lav, bagaimana jika nanti kita makan siang di restoran milik orang tua Mark sebelum meninggalkan Iseltwald?” Evrard bertanya kepada Lavender yang baru saja terbangun dari mimpinya. Sejak mendengar penuturan Lavender kemarin malam mengenai masa lalunya, ia menjadi sulit memejamkan mata k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD