Astara langsung berlari dan memeluk tubuh Arini ketika sang mama baru saja masuk ke dalam rumah. "Mama, aku kangen banget sama Mama," kata Astara yang masih memeluk tubuh mamanya dengan erat. Walau memang mereka baru berpisah sebentar tapi baik ibu maupun putranya, mereka merasa sudah terlalu lama. Arini berjongkok sambil tersenyum dan memeluk tubuh putranya tersebut. "Mama juga kangen banget sama kamu, maafin Mama ya karena semalam harus ninggalin kamu sama nenek," balas Arini dengan suara yang terdengar bergetar. Atmosfer haru yang dihasilkan dari ibu dan anak tersebut membuat Laras meneteskan air mata. Tiba-tiba saja memori puluhan tahun yang lalu kembali berputar saat Dikta berusia lima tahun persis dengan usia cucunya saat ini hanya saja bedanya saat itu Laras hanya pergi ke pas

