NAYM 19 - Wanita Keji?

1164 Words

"Ayo makan. Kau belum makan sejak pagi," bujuk Panji sembari menyodorkan sebuah piring yang berisi makanan dan buah. Dia menatap Indira yang terus saja menenggelamkan kepalanya di lutut. Sejak tadi Indira sama sekali tak menunjukkan wajahnya. Perempuan itu justru sibuk meringis kesakitan membuat Panji tak paham sekaligus khawatir. Dia takut terjadi sesuatu pada istrinya. "Indira, Jangan sakiti dirimu sendiri dengan menolak untuk makan!" tegur Panji saat Indira masih saja tak meresponnya. Ini adalah makanan ketiga yang tersaji untuk Indira. Dan dengan kerelaan hatinya, Panji membujuk Indira secara langsung. Sejak pagi, Indira telah dibujuk untuk makan oleh bi Sani, tetapi Indira selalu menolak. Dia selalu mengatakan dirinya tak lapar. Namun, hari sudah menjelang sore dan Indira masih ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD