"Apa yang kamu masukkan?" tanya Mirnawati terkejut. Dia melihat Panji memasukkan sebuah serbuk ke dalam makanan yang akan dia bawa ke kamar Indira. Panji menatap Mirnawati santai. Dia bersikap seolah-olah tak memiliki salah apa pun meski kenyataannya orang di depannya saat ini adalah ibu mertuanya. Panji menepuk-nepuk tangannya pelan. Dia kemudian tersenyum tipis sekali pada Mirnawati yang masih menatap penuh selidik ke arahnya. "Saya hanya berusaha menjalankan tugas saya sebagai suami. Seorang istri harus mengikuti suaminya dan karena Indira menolak, saya akan membawanya sadar atau tidak sadar ke rumah saya." Panji menjawab dengan lancar. Dia bahkan menatap penuh kebahagiaan pada makanan di depannya. Makanan ini adalah pelancar rencananya. Saat ini adalah waktunya Indira untuk m

