Part 27

942 Words

** Lantai di gedung itu tampak lebih sibuk beberapa hari terakhir ini, kertas kertas yang mulai bertumpuk diatas meja, komputer yang semakin memanas dan deringan telfon yang seolah tak ada hentinya mendesak mereka. Bergerak semakin cepat saat Megan baru saja keluar dari ruangan Manajer mereka dengan kening berlipat lipat dan tumpukan map dipelukannya. "Bagaimana Stevan?" Seorang pria dari balik komputernya bergegas bangkit seraya memperbaiki letak kacamatanya. "Majalah eksklusif Neesa tentang pulau pribadi dengan Tuan Naetra sebagai sampulnya benar benar habis hari ini setelah iklan ditayangkan, mereka mulai berlomba untuk mendapatkan izin meliput acara peresmian tapi seperti-" "Ya, hanya dari Neesa. Silahkan lanjutkan pekerjaanmu" Pria itu menelan ludahnya usah payah seraya mengg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD