Part 36

930 Words

** Nafas terengah mereka bersahutan diudara, tubuh berpeluh saling merengkuh penuh kerinduan. Kain terakhir ditubuh mereka ikut menjadi saksi bisu diatas lantai, decapan yang diiringi desahan keras itu membuat rahang Naetra semakin mengeras. Sepasang mata kelabunya menggelap saat menyaksikan tubuh menggoda dibawahnya semakin memerah, mencengkram bahunya semakin kuat saat jemari Naetra mengusap lembah panas diantara kakinya. "Naetra." Nafas gadisnya memberat, menyapu disepanjang leher Naetra yang menggeram rendah dan kembali menjatuhkan ciuman kasarnya dibibir merekah yang juga kembali merintih pelan dengan mata terpejam. "Kau sangat siap untukku." Sepasang mata kelabu itu beradu dengan mata segelap malam yang perlahan terbuka, menatap Naetra yang melebarkan kakinya dengan rahang y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD