Part 37

940 Words

Thalia meletakkan ponselnya, bersidekap seraya menggigit kukunya. Kedua kakinya tak hentinya bergerak sepanjang malam mengitari sisi kamarnya, menghela nafas kasar ia meraih mantel dan memasukkan barang barangnya ke dalam tas. Ada yang tidak beres. Dokter yang Thalia utus saat di Resort waktu itu tidak ingin menjelaskan apapun padanya, ia bahkan hanya mengatakan jika Kaisar hanya kekuranga tidur. Tapi.. Tetap saja Thalia merasa ada yang sedang disembunyikan darinya dibalik keputusan mendadak Kaisar, dengan resah ia melajukan mobilnya menuju rumah sakit tempat Dokter yang dulu pernah menjadi teman seangkatannya bekerja. Thalia jelas harus memastikan sesuatu. Rumah sakit itu tampak lengang karna waktu kunjungan akan berakhir sebentar lagi, Thalia sudah memastikan jika Dokter yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD