** Naetra mencengkram gelas kristall ditangannya dengan kuat, menahan dirinya agar tidak lepas kendali dan berlari memeluk tubuh gadis yang begitu dirindukannya. Rahangnya mengetat dengan kuat menyadari alasan kehadirannya ditempat ini tentu bukan dirinya, tapi lagi lagi karna seorang Kaisar. Naetra tersenyum dingin, menyesap cairan keemasan digelasnya dalam diam tanpa meninggalkan tatapannya pada wajah senduh gadis itu. "Kau gila?" Liandra meletakkan gelas ditangannya keatas meja, kembali menatap Kaisar yang hanya tertawa kecil menanggapinya. "Aku bahkan-" "Kau ingin membunuhku, Kai?" Kaisar tersenyum lembut lalu menarik nafasnya dengan tenang. "Maafkan aku." Liandra tak menyahut, membuang tatapannya lalu melangkah mundur menghindari sentuhan Kaisar "Sweetheart?" "Tuan, ini su

