Setelah memastikan bahwa monica sudah tidur pulas. Roy membawa kursi roda untuk memudahkan membawa monica turun ke lobi hotel. ia pun sudah memesan tiket menuju Belanda di mana Elisabet dan dirinya tinggal di sana. Roy bekerja keras bersama team, untuk meyakinkan bahwa di hotel yang di tempati Monica ada penjahat berdarah dingin. Roy memperlihatkan bukti kejahatan Monica kepada manager hotel. Dengan adanya bukti, akhirnya manager hotel pun menyetujui rencana para team Roy untuk meringkus Monica tanpa kegaduhan. Roy sudah mendudukan Monica di kursi roda dengan bantuan dua team nya yang selalu standbay. " Gila... berat banget badan nya, padahal ramping. ketahuan nih, banyak dosa..." salah satu team yang mengangkat tubuh Monica protes sambil cekikikan. " Hallah... kaya loe ngga punya dos

