Part 32

1437 Words

-----***----- Oliv Pov "Undaaa Ayaaaa" "Undaaa Ayaaaa" "Ayaaaa mangungg" "Mangungg Ayaaaa" "Unda tapat" "Undaaaa" Aku mempercepat langkahku mendengar teriakan sikecil diantara kesunyian malam, tadi ia meminta s**u makanya aku kebawah karna persediaan s**u yang dikamar sudah habis, tadi sebelum tidur ayah sudah mengatakan bahwa s**u sikecil sudah habis, tapi aku lupa mengambil stok yang dibawah. "Ada apa nak" ucapku masuk membuka pintu tergesa "Unda tapat" "Ayaaa tanapa" ucap sikecil terdengar nada takut di suaranya, akupun memperhatikan tunjuk mungilnya, dalam tamaram hanya disinari lampu tidur aku bisa melihat arah tunjuk mungilnya yang menunjuk arah laki-laki disampingnya yang tak lain adalah suamiku, aku segera menghampiri kedua laki-laki dalam hidupku itu, sebelumnya tak lup

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD