Disclaimer : "cerita ini di peruntukan untuk usia 18+ ,cerita ini hanya fiktif belaka, untuk tujuan menghibur, memberikan teka-teki kepada pembaca serta memberikan pengalaman imajinasi yang tinggi untuk pembaca untuk menebak Siapakah pelaku nya, cerita ini memiliki pengalaman alur maju-mundur , untuk terkoneksi dan agar mengerti di mohon agar membaca secara keseluruhan dari awal hingga akhir,
"jika ada nama, latar, tempat yang sama kami mohon maaf sebesar besarnya, tidak ada pihak / instansi manapun yang dirugikan , selamat membaca dan semoga terhibur"
Lanjutan cerita sebelumnya insiden kecil terjadi didalam bis antar kota yang sedang di naikin oleh rheins.
Tiba disaat penggeledahan pria remaja berusia 27-28 tahun tersebut yang ternyata bernama Leo !..
Supir bis / kondektur/serta pria yang duduk disamping rheins dan disaksikan penumpang yang sudah berada di bawah namun ada sebagian penumpang bis yang duduk dibagian belakang yang belum turun.
Disaat penggeledahan tas selempang Leo, tanpa diduga..
" Berhenti!!!!!! ,, sebelum memeriksa tas saya pastikan semua penumpang di bagian belakang turun terlebih dahulu semuanya , ujar Leo dengan nada santai "
Semua penumpang yang berada di bawah nampak kebingungan dan mereka semua mentap tajam ke arah Leo .
" Tidak bisa, ( sahut pria yang duduk disamping rheins) ternyata pria tersebut bernama Toni tepat sekali menurut tebakan rheins pria yang duduk di sampingnya berusia 33 tahun "
" Setelah kami melakukan pemeriksaan kepada Anda ( Leo) kami pastikan tidak ada penumpang yang turun terlebih dahulu!! ( tegas ujar Toni) "
" Kalo begitu saya tidak mau diperiksa tas selempang saya! , bagaimana? , ( jawab santai Leo kepada Toni dan menjelaskan kepada seluruh penumpang yang berada di bawah) .
Keadaan menjadi tegang semua terdiam mendengarkan perdebatan kecil diantara mereka.
Ketika semua setuju apa yang dikatakan Toni mereka penumpang yang sudah berada di bawah bis semakin mendesak Leo untuk menunjukan sesuatu yang ada di tas nya.
" AYOOO MAS BUKA SAJA ISI TAS KAMU SUPAYA INI BERLANGSUNG SECARA CEPAT "
( ujar salah satu penumpang yang mengenakan kaos oblong dan membawa tas selempang yang sebelumnya sudah di periksa )
" Iya mas ayolah cepattttt!!!! Disini kita semua juga disisi lain sedang terburu -buru untuk melanjutkan perjalanan & agar kita tahu siapa yang mencurinya "
" Iya cepat lah!!!! " Saut sorakan penumpang yang berada di bawah bis tersebut ".
Berhubung keadaan semakin mendesak ke arah Leo, akhir nya Leo pun mengungkapkan......
" Leo : baiklah semuanya!!! , saya akan mengeluarkan satu persatu isi didalam tas selempang saya " .
" Yaudah cepat mas keluarkan saja apa saja isi dalam tas mu itu "( saut penumpang yang berada di bawah bis)
Dengan disaksikan seluruh penumpang yang di bawah mau pun sebagian sisa penumpang belakang yang berada didalam bis memperhatikan tajam ke arah Leo termasuk rheins, posisi Toni ( pria yang duduk disamping rheins itu ) memperhatikan dengan jarak yang dekat berhadapan percis didepan Leo di kiri kanan pun supir dan kondektur memperhatikan juga apa yang dibawa di tas selempang Leo apakah dia pelaku pencurinya karena terlihat begitu santai .
Leo pun membuka sleting tas selempangnya,
Secara perlahan Leo mengeluarkan dompet yang dia bawa, lalu dia mengeluarkan lagi sesuatu kembali di dalam tas selempangnya .
Dan alangkah terkejutnya tanpa diduga........
Leo mengeluarkan pistol dan langsung memiting leher Toni dengan gerakan ancaman pistol di kepala Toni!!!!!!!!......
Seluruh penumpang bis, supir bis, kondektur serta penumpang yang masih berada di dalam terkejut, dan panik saat pada itu...
" Jangan bergerak jangan macam - macam!!!!!!!
( ujar Leo sembari menodongkan pistol kearah kepala Toni)
Rheins pada saat itu terkejut luar biasa , dia tidak menyangka ternyata dugaan dia benar! .
" Sudah kuduga kamu lah pelaku pencuri sebenarnya ( gumam rheins dalam hati sambil menunjukan expresi yang cemas dan panik) "
Disaat moment itu terjadi seluruh penumpang yang berada di dalam bus tersebut merasa panik & cemas, semua terdiam tidak percaya!.
" Leo pun akhirnya menjelaskan!!!!!!!! Sambil posisi pistol di kepala Toni "
- mungkin kamu bisa mengelabui (memanipulasi penumpang lain) tidak dengan saya, hebat juga cara kamu melakukan aksi seperti itu untuk mengelabui seluruh penumpang yang berada di dalam bus ( ujar Leo dengan nada tegas & dingin)
Seluruh penumpang belum mengetahui sebetulnya apa yang terjadi saat ini.
- disaat insiden kejadian yang 7 menit secara cepat dan sudah terencana nampaknya kamu merupakan pencuri ulung yang sangat luar biasa dengan salah satu rekan kamu yang mencoba mengelabui semua penumpang yang berada di dalam bis ! , ( ujar Leo sembari menodongkan pistol ke arah Toni)
Seluruh penumpang pun semakin heran & sulit di percaya bahwa orang yang berinisiatif melakukan penggeledahan kepada seluruh penumpang ternyata pencurinya ! ,
* Disisi lain di pikiran rheins pun bertanya tanya didalam hatinya dia berbicara . *
*kenapa pelakunya Toni ? Kok bisa itu terjadi? ( pria yang duduk disamping rheins itulah pencurinya) serta siapa rekan yang dimaksud dari ucapan Leo ini apakah Leo ini ternyata secara kebetulan seorang polisi yang sedang menaiki bus tersebut? *
Disaat itu Leo pun menjelaskan,( ternyata disaat insiden itu terjadi )
Kejadian begitu cepat saya pun hampir saja terkecoh dengan komplotan pencuri ulung ini... Hahahaha (Leo tertawa) .
Dengan segera Leo memerintahkan kepada seluruh penumpang untuk tangkap pria yang mengenakan kaos oblong!!! Jangan biarkan dia lari!!! . Sambil memberikan isyarat bahwa rekan Toni ini pria yang mengenakan kaos oblong hitam dan membawa tas selempang, yang sebelumnya rheins memperhatikan bahwa tas selempang pria itu sudah terbuka sebelum melakukan penggeledahan.
" Sontak replek supir dan kondektur berbalik ke arah belakang dan menangkap pria berkaos oblong disusul dengan penumpang lain yang berada dibawah " .
" Ohhhhh jadi lu biang kerokkknya, saut kondektur bus sembari merangkul rehel pria berkaos oblong tersebut "
Leo pun melanjutkan penjelasanya.
disaat tadi saat berdesak desakan dan bus sedang melaju di jalan yang berkelok, pria yang berkaos oblong hitam itu sebetulnya sudah Leo curigai akan melakukan tindak aksi kriminal entah itu pelecehan sepertinya kepada wanita tersebut , namun nyatanya pria tersebut memamfaatkan kondisi jalan yang berkelok untuk mengambil sesuatu didalam celana wanita tersebut yang ternyata handphone wanita tersebut. ( ujar Leo memberi penjelasan yang terjadi)
* lanjut Leo bercerita seketika ketika Leo tadinya akan mencoba langsung menangkap pria tersebut langsung, tanpa diduga wanita (korban pencurian ) tersebut menyadari bahwa handphone yang berada di saku celananya sudah tidak ada, sontak reflek wanita itu teriakkk!!!, sehingga membuat panik seisi bus dan ibu yang menggendong anak nya yang berada di depan Leo menangis sehingga menambah kepanikan!!. "
Leo pun dengan tajam memperhatikan langsung pelaku pencuri tersebut di celah penumpang penumpang yang sedang berdiri & panik ,
Dengan terkejut nya, Toni berdiri ( pria yang duduk di samping rheins) mengambil kesempatan diselah selah kepanikan seluruh penumpang tersebut , ternyata pria tersebut membuka tas nya lalu refleks mengoperkan HP korban dibawah selah selah penumpang yang sedang panik untuk di oper ke Toni , dan handphone pun berada di tangannya , diantara celah celah kepanikan penumpang Leo pun santai dan tersenyum melihat aksi mereka berdua ,
( ujar penjelasan Leo keseluruh penumpang sembari tertawa, hahahahahah)
Leo pun terus memperhatikan langkah apa yang akan di ambil Toni pada saat itu dengan expresi santai nya,
**( disaat bersama ketika rheins yang sedang terduduk mendengarkan musik di earphone nya) seketika memperhatikan Leo kalo saat kejadiaan itu Leo lah orang yang tidak menunjukan kepanikanya.
Dan rheins pun sempat memikirkan / mencurigainya bahwa Leo ini lah pelaku pencurinya. ** .
Lanjut Leo bercerita ternyata Toni ini cerdik untuk menyelamatkan rekan ya dengan berinisiatif melakukan seperti itu Leo pun tersenyum melihat tingkah mereka berdua.
Dengan cara Toni berinisiatif seperti itu ketika seluruh penumpang sudah digeledah , dan menggeledah seisi bus juga ternyata handphone itu tidak ada, maka Toni akan melakukan inisiatif untuk mendesak bahwa wanita / korban , (pencuri ini akan) menuduh bahwa HP wanita tersebut tertinggal dirumah dan mendesak untuk supir melanjutkan perjalanan,
Karena banyak nya penumpang didalam bus tersebut yang sebagian terburu-buru pula. Maka rencana Toni akan berjalan mulus Toni bisa menyelamatkan temanya serta dia pun tidak akan digeledah karena melakukan inisiatif seperti itu yang membuat seluruh penumpang bus percaya kepada dia,
( hahahahahaha Leo pun tertawa menjelaskan kejadiaan tersebut) .
Di akhir cerita Leo, Leo pun menelpon kepolisian wilayah setempat untuk segera menangkap Toni dan rekan nya.
Leo pun membuka lagi isi tas nya yang ternyata kedapatan sebuah borgol lalu Leo memborgol kedua pelaku tersebut!.
Tidak lama 15 menit kemudian unit patroli setempat mendapat laporan insiden tersebut,dan tiba di lokasi untuk mengamankan Toni dan rekannya ,
" Tidak kusangka dia begitu cerdik & ada seorang intel didalam bus ini ( gumam Toni seraya digiring oleh pihak kepolisian wilayah setempat)
Leo pun berbicara kepada supir bus tersebut,
"Silakan pak lanjutkan perjalananya kasian banyak penumpang menunggu, dan semoga selamat sampai tujuan , saya akan memberikan kesaksian dulu ke kantor polisi di wilayah sini untuk memberikan kesaksian "
( ujar Leo) .
Terimakasih anak muda, saya akan melanjutkan perjalanan saya ( sahut dari supir bus tersebut)
Semua penumpang bergegas naik kembali kedalam bus untuk melanjutkan perjalanan,
Disusul oleh rheins yang merasa kagum kepada Leo tanpa di sangka seseorang yang rheins tuduh merupakan seorang polisi ( intel) yang kebetulan akan melakukan perjalanan ke kota , sekaligus tidak percaya atas insiden yang terjadi didepannya ,
Rheins pun menaiki bus dan melanjutkan perjalanannya,
Ditengah perjalanan rheins masih memikirkan kejadian tersebut yang membuat dia kagum, dan yakin supaya dia bisa menjadi intel yang hebat seperti pria itu !
" Astaga apa aku bakal terlambat nanti ke kota mengikuti tes penerimaan calon polisi baru nanti? , yaampun ada ada saja insiden tadi , semoga masih keburu!!!"
( gumam rheins didalam hati kecilnya yang sekaligus panik takut terlambat namun masih kagum memikirkan hal yang terjadi tadi) ...
Bersambung..... ............... ................