bc

Sahabat Nomor Satu Suamiku

book_age18+
370
FOLLOW
1.0K
READ
arranged marriage
sensitive
brave
drama
bxg
cheating
wife
like
intro-logo
Blurb

Kiara Maharani bukan tipe wanita yang posesif, namun kali ini suaminya itu benar-benar keterlaluan. Argantara Pratama lebih mementingkan sahabat wanitanya, Bianca.

Arga selalu beralasan jika semua ini hanya karena hutang budinya pada Bianca. Dan hanya ialah seseorang yang dimiliki Bianca di dunia ini.

"Jika Mas Arga keluar dari rumah ini, aku bersumpah kamu nggak akan pernah melihatku dan Fiola lagi!" Ancam Kiara saat suaminya itu hendak melangkah pergi.

"Terserah!" Sahut pria itu sembari terlihat tak peduli dengan ancaman yang ia anggap sebagai omong kosong itu.

chap-preview
Free preview
Prolog
Di dalam sebuah rumah dengan sinar lampu temaram, seorang pria lengkap dengan setelan kantornya terlihat memasuki area dapur rumah itu. Argantara Pratama, meletakkan tasnya di atas meja makan lalu melepasnya jasnya. Suasana rumah terlihat sepi, karena ini sudah menunjukkan waktu pukul 10 malam. Istri dan anaknya pasti sudah tidur. Menggulung lengan kemeja hingga sebatas siku, lantas Arga pun berjalan menuju lemari pendingin itu. Mengambil satu botol air dingin, lalu menegukknya dengan cukup tergesa. Pria itu tampak letih. Terbukti dari satu satu botol air mineral yang ia teguk hingga habis. Bersamaan dengan habisnya air dalam botol, tiba-tiba saja lampu dapur pun menyala. Seorang perempuan menggunakan baju tidur berbahan satin dengan rambut disanggul asal itu tampak melipat tangannya di depan d**a sembari menatap jenggah ke arah Arga. "Masih ingat jalan pulang?" Ujarnya terdengar seperti sebuah sindiran. "Apa sih, Ra? Aku lelah dan tak ingin berdebat." Balas Arga yang ikut terdengar jenggah sembari menutup lemari pendingin lalu mengusak dasinya dengan sedikit kasar. "Malam ini Fiola menangis lagi!" Balas Kiara terdengar geram. "Memangnya kenapa lagi?" Sahut Arga terdengar ringan dan seakan tak peduli. "Kenapa lagi?" Ujar Kiara seakan tak percaya ketika sang suami justru menanggapinya dengan tenang. "Kamu janji akan pulang cepat, Mas Arga! Fiola menunggumu!" Arga yang kini justru berbalik geram setelah mendengar pekikan itu, rahangnya pun terlihat mengeras. Tubuhnya lelah, dan ia kembali di sambut dengan pertikaian seperti ini. "Bukankah sudah ku bilang, kalau aku akan pulang telat!" Ujarnya terdengar dingin. "Ia tak mau mendengar," sahut Kiara. Berdecak kasar, terlihat sekali guratan lelah di wajah tampannya itu. Bahkan rambutnya juga terlihat berantakan. "Seharusnya kamu yang lebih berusaha memberi pengertian padanya lagi, Ra!" Balas Arga dengan suara yang lebih meninggi dari sebelumnya. "Pengertian katamu?" Balas Kiara terlihat nanar. Wanita yang kini berusia 27 tahun itu tampak menggerakkan tangannya. Menahan laju air mata yang siap tumpah saat ini juga. Mencengkeram tangannya erat, lalu wanita itupun setengah berteriak. "Untuk apa aku memberikan pengertian terus-menerus jika Mas saja tak pernah berusaha untuk mengerti kami!" Ujar Kiara setengah memekik. Air mata yang ia tahan pun akhirnya luruh juga. "Lebih baik Mas nggak usah pulang sekalian! Hidup saja dengan sahabat wanitamu itu!" Ujarnya sembari membalikkan tubuhnya meninggalkan sang suami dengan langkah penuh kecewa. "Sialan!" Umpat Arga sembari memukul lemari pendingin yang tak salah apapun itu.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Kali kedua

read
223.2K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
237.9K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
196.6K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
25.3K
bc

TERNODA

read
204.6K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1.5K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
24.0K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook