Pilihan Sulit

1057 Words

Aiden terisak hingga dadanya terasa tercekik, melihat Diandra terbaring lemah tertutup kain putih. Dalam pelukannya, Hero kecil terus menjerit, menciptakan rasa hampa yang menusuknya, merobek-robek hatinya dengan kepedihan yang tak terkira. Namun, Aiden terus meyakinkan diri bahwa ini tidak bisa hanya sebuah mimpi buruk. Dia merasa tidak rela harus kehilangan Diandra dengan cara seperti ini, dengan segenap impian dan rencana masa depan yang hancur berantakan di hadapannya. "Di, bangunlah! Kamu tidak bisa meninggalkanku begitu saja, aku tidak sanggup!" desak Aiden sambil menggoyangkan tubuh tanpa kehidupan itu, berharap akan keajaiban yang mengembalikan Diandra ke dalam dekapannya. "Aiden, jangan seperti ini! Kamu harus kuat demi Hero!" Grezia, sang itu memeluk putra dan cucunya itu seca

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD