Aksi Penyelamatan Mahaputra

1749 Words

“Ampun, Tuan, jangan bunuh aku.” Aji menangkupkan dua tangannya dan memohon agar pedang Bima tak melayang di lehernya. Ia merasa bekas majikannya tak akan tega dan masih mengingat semua kebaikannya dulu. “Berapa kau dibayar dengan Danur, si culas itu?” Bima menghunuskan ujung besi runcing itu di hidung Aji. “Satu peti e-emas dan banyak wanita cantik, Tuanku. Tapi aku bersumpah aku tak berniat mengkhianatimu. A-aku berjanji akan kembali dan setia lagi denganmu, beri aku kesempatan satu kali lagi.” Lelaki buruk rupa itu mencium tapak kaki Bima berulang kali. Ia bisa dengan mudah menjual kesetiaannya dari satu tuan ke tuan lain asalkan wanita di sisinya ada. “Panglima, dia bisa kita manfaatkan. Suruh saja dia mengantar kita ke perbatasan, bagaimana?” Ayu datang dan berbisik pada Bima, s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD