Bisikan

1079 Words

Bima terbangun ketika tubuhnya diguncang oleh Ayu berulang kali. Lelaki itu membuka matanya, kontan saja ia langsung mendorong gadis tersebut hingga terjungkal ke tanah. Sifat kejamnya belumlah hilang sama sekali meski telah banyak orang yang ditolong oleh Ayu. Ayu membersihkan pakaiannya yang kotor terkena tanah. Ia ingin mengobati panglimanya. Namun, melihat lelaki itu memasang wajah penuh amarah, gadis itu pun mengurungkan keinginannya. “Suruh siapa kau menyentuhku?” tanya Bima sembari mencemooh Ayu. “Itu luka-lukamu yang memanggil, Panglima. Kalau tidak diobat bisa—“ “Ah, sudah jangan sok tahu. Kau urus saja yang lain.” Lelaki itu berjalan dan menjauh dari Ayu, ia tak mau lagi terlibat obrolan bahkan apa pun dengannya. “Tentu tahu, aku, kan, tabib, hah, angkuhmu tak hilang ju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD