Mimpi tapi Nyata

1079 Words

Jemari lentik wanita kiriman itu mulai meraba kening, turun ke hidung lalu ke bibir Bima. Lelaki itu masih menatapnya dengan heran, sebab wajah wanita yang ada di atasnya kini begitu mirip dengan seseorang, Suta. “Jadi, benar adanya kau seorang perempuan?” Bima duduk dan menggenggam tangan wanita itu dengan perlahan. Halus kulitnya mulai membuat darah panglima perang itu berdesir. Tak menjawab, wanita dengan wajah serupa dengan Ayu itu kini memeluk dan menyandarkan kepalanya di daada Bima. Ia tak banyak bicara, tangannya bahkan telah melingkar di pinggang lelaki itu. “Jawab aku, benar kau wanita.” Bima menjauhkan Ayu dengan memegang dua bahunya. Wanita itu tersenyum, ia hanya mengangguk dan kembali jatuh dalam pelukan Bima. Lelaki itu terlena sesaat. Ia terhanyut dalam wangi yang d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD