BAB 16

1757 Words

            Alena heran kenapa manusia suka sekali mengomentari hidup orang lain. Dia memutar bola mata jengah. Alena bahkan tidak selera untuk tahu soal kehidupan orang lain. Hidupnya memang sepi karena hanya ada Fle, Perry, Evans dan Tom. Dan tambahan dua pria asing yang masuk ke hidupnya dengan keadaan yang suka tak terduga. Ranne dengan kebun anggurnya dan keranjang hadiah. Leo dengan selera humornya, kelucuan dan kekonyolannya. Alena tersenyum. Entah senyum itu ditujukan untuk siapa. Ranne ataukah Leo? Atau mungkin kedua-duanya. Yang jelas, semakin lama dia mneyadari bahwa manusia butuh sosialisasi. Manusia butuh untuk berbagi. Manusia butuh untuk mencintai dan dicintai.             “Apa ada kentang goreng?” tanya Evans memudarkan pikiran Alena.             “Ya, aku tadi sudah meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD