Dini hari masih menunjukkan langit petang, Raymond dan kedua orang tuanya sudah berada di dalam jett pribadi milik keluarga Gilbert. Mereka akan datang memenuhi undangan keluarga Harvey, menuju ke San Fransisco, kota di mana seorang wanita cantik tengah berdebar tak karuan rasanya menunggu kedatangan lelaki yang digadang-gadang menjadi calon suaminya. Di dalam pesawat, tengah hadir perasaan yang benar-benar tidak enak sedang menyergap Raymond, dia seperti enggan menginjakkan kaki di ‘Kota Dosa’ itu. San Fransisco, mungkin terdengar sangat menyenangkan mengendarai mobil sambari menikmati pemandangan di sana. Jalanan yang dibangun di atas puluhan bukit, membuat jalanan di San Fransisco memiliki tanjakan dan turunan ekstrem dan sangat curam. Apalagi jalur Lombard Street, terkenal akan jalana

