43. Ada Tanpa Arti

1400 Words

Kantin rumah sakit. Tempat yang Ragha gunakan untuk melarikan Sana dari ruangan Mama. Walaupun sebenarnya Ragha enggan meluangkan banyak waktu sampai bicara berdua dengan Sana, Ragha tidak bisa membiarkan Sana pulang begitu saja. Setelah si perempuan menyempatkan sedikit dari waktunya yang penuh kesibukan itu untuk menjenguk sang mama. Ragha tidak bisa menutup mata untuk hal satu itu, ‘kan? “Makasih,” ucap Sana begitu Ragha meletakkan sebotol minuman kemasan di hadapan Sana. Ragha sempat menawari makan siang namun Sana menolak. Sudah makan sebelum ke sini, katanya. “Kondisi Mama gimana?” tanya Sana. Ia tidak memiliki banyak kesempatan untuk bisa duduk berdua, berhadapan, sembari mengobrol santai bersama Ragha. Biasanya Ragha memang mengajaknya pergi sarapan atau makan malam bersama. Nam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD