"Mana?" tanya Affan. Saat ini pria itu berada di Laboratorium, untuk mengambil hasil tes DNA antara Raihanah dan Yoga Haryadi. "Sebentar Dok." Affan duduk di sofa, dia ambil ponselnya dan belum mendapatkan pesan balasan dari istrinya. "Kenapa belum dibaca, padahal sudah sampai pesannya." Affan pun mengerutkan keningnya, dia merasakan hal yang tak bisa dia ungkapkan bagaimana rasanya. Debaran di dalam dirinya serasa tak beraturan ritmenya. Namun, tak ada gejala sakit lainnya yang dia rasakan. "Apa aku terlalu gugup menanti hasil DNA-nya?" Affan melihat jam di tangannya, tak sabar rasanya melihat hasilnya, lalu memberi kejutan untuk istrinya, juga ayah mertuanya. "Dengan begitu, aku tak akan lagi menyembunyikan pernikahanku dengan Hanah lagi," ucap Affan. "Dokter." Affan menole

